Surat Terbuka KKMI

18 Apr 2010
Surat terbuka ini ditujukan kepada Ketua DPR-RI, Wakil-Wakil Ketua DPR-RI dan Para anggota DPR-RI, dan disampaikan melalui beberapa anggota DPR yang sempat berkunjung ke Libya dalam rangka meningkatkan kerjasama bilateral antara Indonesia-Libya pada beberapa hari kemarin.

Surat ini berisi 19 butir tuntutan yang merupakan aspirasi anggota KKMI yang kemudian dikonsolidasikan dalam rapat internal pengurus.
-----------------------------------------



SURAT TERBUKA

Kepada:
Yang terhormat,
Ketua DPR-RI, Wakil-Wakil Ketua DPR-RI dan Para anggota DPR-RI

Assalamualaikum Wr.Wb.

Setelah melakukan rapat konsolidasi internal, kami dari Kesatuan Keluarga Mahasiswa Indonesia (KKMI) / PPI Libya yang mewakili seluruh mahasiswa Indonesia di Libya yang berjumlah 124 orang, menyampaikan aspirasi sebagai berikut untuk disampaikan dan diperjuangkan kepada pihak-pihak yang terkait :

1.Menuntut pembentukan atase pendidikan di KBRI Libya sehingga pembinaan, pengembangan, dan pendanaan potensi dan kegiatan mahasiswa Indonesia yang ada di Libya dapat berjalan secara optimal.

2.Menuntut penghapusan syarat calon Tenaga Musiman Haji (Temus Haji) yang hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Strata-2 yang dikeluarkan oleh Konsulat Jenderal Haji Jeddah-Departemen Agama Republik Indonesia karena tidak sesuai dengan perbandingan jumlah antara mahasiswa Strata-1 dengan Strata-2, yang mana 90 persen dari jumlah keseluruhan mahasiswa Indonesia di Libya merupakan mahasiswa Strata-1.

3.Menuntut kepada Departemen Agama Republik Indonesia untuk menambah kuota Tenaga Musiman Haji (Temus Haji) bagi mahasiswa Libya dari 6 mahasiswa menjadi minimal 20 mahasiswa, sehingga proporsional dengan jumlah mahasiswa Indonesia di Libya.

4.Menuntut pembebasan fiskal bagi seluruh pelajar yang akan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

5.Menuntut penyediaan skema pinjaman lunak dan beasiswa untuk menunjang partisipasi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan baik di dalam maupun luar negeri.

6.Merekomendasikan peningkatan kerjasama pendidikan antara Indonesia dan Libya berupa peningkatan peluang beasiswa ke universitas dan lembaga pendidikan di Libya maupun memasarkan lembaga pendidikan tinggi Indonesia ke masyarakat Libya.

7.Merekomendasikan peningkatan peran pemerintah dalam memfasilitasi kerjasama di bidang sosial kemasyarakatan antara lembaga amal sosial Indonesia-Libya.

8.Merekomendasikan peningkatan kerjasama dengan pihak-pihak di Libya dalam pendanaan riset-riset potensial anak bangsa.

9.Menuntut penegakan supremasi hukum secara konsisten dan berani oleh semua institusi negara baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif khususnya dalam pemberantasan korupsi di Indonesia karena tindak pidana korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang membutuhkan cara-cara yang tegas dan luar biasa dalam pemberantasannya. Dalam hal ini kami mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang telah diambil oleh DPR – RI dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

10.Menuntut negosiasi dan peninjauan ulang secara berani dan rasional terhadap seluruh KKS (Kontrak Kerja Sama) / KPS (Kontrak Production Sharing) di bidang migas / KK (Kontrak Karya) di bidang non-migas dengan perusahaan-perusahaan asing yang merugikan kepentingan bangsa dan negara.

11. Menuntut kepada DPR-RI untuk secara serius menggunakan hak dan kewenangannya dalam mewujudkan kemandirian bangsa dengan : menghentikan penjualan aset-aset negara, meninjau ulang kesepakatan perdagangan bebas, dan menguatkan pengusaha-pengusaha lokal Indonesia.

12.Menuntut kepada DPR-RI untuk terus mengawal pelaksanaan alokasi 20 % APBN untuk pendidikan.

13.Menuntut upaya pro-aktif dari DPR-RI dan pemerintah Indonesia dalam : perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina dan penyelamatan Masjid Al-Aqsha dari upaya-upaya penghancuran oleh Zionis Israel.

Wassalamualaikum Wr.Wb


Tripoli, 14 April 2010
Kesatuan Keluarga Mahasiswa Indonesia

Ketua : Citrawan Kisman Djiho
Sekretaris : Agus Supriadi
Mengetahui,
Ketua MPA : Kusworo Nursidik

Selanjutnya....

Evaluasi Caturwulan II KKMI

Mengevaluasi setiap langkah yang telah ditempuh merupakan prasyarat untuk bisa maju. Begitu pula dalam berorganisasi, evaluasi merupakan suatu yang sangat urgen dalam rangka membuat organisasi itu bisa eksis, menjadi lebih baik dan tidak melenceng dari tujuan semula. mengetahui apa saja hasil yang telah dicapai serta apa saja kelemahan dan kekurangan yang timbul ditengah jalan merupakan cara dalam mencapai tujuan tersebut.

Hari Sabtu, 17 April 2010 kemarin, KKMI melalui Majlis Permusyawaratan Anggota (MPA)-nya telah melakukan sidang evaluasi keduanya untuk periode 2009-2010 yang diadakan di gedung Nadi Karate, komplek Kulliyah Dakwah Islamiyah Tripoli. Acara yang bertemakan “Sidang Evaluasi Caturwulan II DPI dan LAZIS KKMI 2009/2010” itu dibuka dengan ketokan palu pertama oleh pimpinan pertama sidang, Kusworo Nursidik sekitar pukul 09.30 waktu setempat.

meski jumlah anggota yang hadir kurang seperti yang diharapkan, namun acara ini tetap dilaksakanan sebaik dan sefesien mungkin.Di hadapan pengurus MPA dan para anggota KKMI, evaluasi dilakukan dengan melaporan kinerja Dewan Pengurus Inti (DPI) KKMI yang dibacakan oleh presiden KKMI, Citrawan K.D. Laporan ini berisi tentang semua hasil dari program kerja yang telah diusahakan dan dicapai oleh para pengurus di DPI KKMI selama caturiwulan kedua ini.

Selesai pembacaan laporan DPI oleh Presiden KKMI, laporan berikutnya dilakukan oleh Lajnah Zakat, Infaq dan Sedekah (LAZIS) KKMI dan laporannya dibacakan oleh Maikel Arnes untuk kemudian diikuti dengan termin evaluasi berupa pertanyaan, kritik serta saran dari MPA maupun anggota atas kebijakan serta kinerja yang telah dicapai oleh kedua badan di KKMI ini.

Beberapa masalah yang menjadi sorotan antara lain seperti soal laporan keuangan yang terlihat sedikit ada masalah akibat adanya beberapa kesalahan teknis dalam penulisannya, hubungan KKMI dengan masyarakat luar serta organisasi-organisasi lain termasuk dengan PPI dunia, perkembangan dakwah serta peran KKMI dalam hal pendidikan di masyarakat luas, serta peran dan exsistensi badan LAZIS ke depan yang terlihat memerlukan perombakan tidak hanya secara structural namun juga dari segi lembaga yang memayunginya agar bisa lebih fungsional.

Selesai termin kedua tersebut, pada sekitar pukul 14.00 sidang ditutup dengan pembacaan hamdalah dan doa kafaratul majlis bersama yang kemudian disusul dengan ketukan palu tiga kali oleh Irham Hudaya sebagai pimpinan terakhir pada sidang evaluasi kedua ini.(aad)

Selanjutnya....

M.A.T.I

13 Apr 2010

mukaddimah

Gundukan tanah dan patok-patok berjejeran di sepetak tanah pinggir desaku
sepi sunyi bersela pohon dan semak kuning oleh kemarau
di bawah tanah itu ada yang tertawa dan menjerit sakit, katanya
entah. Ku hanya ingin mampir dan menyapa mereka saja.
-------------------------------------


salam

Assalam alaekum ya ahlad deyar menal mukminin wal muslimin
Apa kabar kalian saudaraku? Sehatkah? Atau ada yang sakit?
Bagaimana rumah baru kalian ini? Semoga nyaman
maaf, aku jarang mampir ke sini.
Bahkan aku ingat sudah beberapa tahun ini aku tidak pernah menyapa
kalian juga pasti sudah tahu kesibukanku
Yah, mirip dengan kalian saat masih pergi ke surau kita yang kini megah tak bernyawa
atau saat kalian masih berpeluh semangat dengan dunia yang kini di perebutkan anak cucu
ah, sekali lagi maaf.
Bukan maksudku menyinggung perasaan kalian
tapi memang seperti itulah dunia kita
dan skarang aku ingin melupakannya sementara
sebelum kita benar-benar bertetangga dan menjadi keluarga
------------------------------


doa mati

Melangkah diikuti jejak-jejak berkecipak
mengiringi matahari meringsut merah menggugah.
lalu, mengusap patok-patok yang tertutup tanah
bersihkan tanda sejenak merasa
tundukkan kepala pejamkan mata
bismillah tengadahkan tangan allahumma:
allahumma ampuni aku yang celaka
allahumma ampuni kami yang sengsara
allahumma ampuni dia yang ku cinta
allahumma ampuni mereka yang menyiksa
allahumma ampun untuk semua
allahumma menutup doa kabulkanlah
terisak, bersihkan lagi tanda sejenak merasa
mengusap patok yang kembali tertutup tanah
lalu, memandang senja yang mulai kelam
dikuti kecipak jejak pulang
By: aad iben

Selanjutnya....